Jumat, 30 Oktober 2020

IDN Pictures dan gairah industri film Indonesia

IDN Pictures dan gairah industri film Indonesia

Siapa yang suka nonton di bioskop? Gua adalah salah satu orang yang sangat menyukai nonton film di bioskop. Walau pun saat ini sudah banyak aplikasi berbayar yang memberikan layanan untuk menonton film secara online melalui gawai kita tetapi menonton film di bioskop secara langsung tetap memiliki kepuasan tersendiri.

Bahkan gua memiliki jadwal tetap untuk mengajak anak-anak menonton film bertema keluarga di bioskop setiap bulannya. Tidak hanya film keluaran Hollywood tetapi juga film buatan Indonesia. Jangan salah, film buatan Indonesia saat ini sudah dapat bersaing dengan film buatan luar loh. 

Jika dulunya film Indonesia didominasi film bertemakan horor dengan bumbu sensualitas, maka saat ini dapat kita temui film-film Indonesia dengan genre komedi, drama, keluarga, hingga film laga atau aksi berjejer ditayangkan di bioskop. Banyaknya pilihan tersebut menarik minat para penggemar film untuk melirik karya buatan anak bangsa.


Hal ini dibuktikan dengan jumlah penonton yang selalu meningkat setiap tahunnya, dimulai dari 16 juta penonton pada tahun 2015 hingga mencapai 52 juta penonton pada akhir tahun 2019. Di tahun 2019 saja terdapat 11 film yang berhasil meraih jumlah penonton lebih dari satu juta penonton, yaitu : Yowis Ben 2, Ghost Writer, Orang Kaya Baru, Preman Pensiun, Bumi Manusia, Keluarga Cemara, Kuntilanak 2, My Stupid Boss 2, Dua Garis Biru, Dilan 1991, dan Gundala.

Pencapaian ini tentu saja menjadi berita gembira tidak hanya bagi industri perfilman nasional tetapi juga buat para penggemar film itu sendiri. Munculnya sineas-sineas muda berbakat turut andil memberikan persaingan positif bagi industri film Indonesia sehingga menghasilkan kualitas yang mumpuni.

Salah satu sineas muda itu adalah Fajar Nugros, Head IDN Pictures. Pria kelahiran Yogyakarta 41 tahun yang lalu ini telah berhasil melahirkan film-film yang sukses, sebut saja Yowis Ben 1, Yowis Ben 2, Yowis Ben 3, Cinta Brontosaurus, Refrain, Bajaj Bajuri The Movie, 7/24, Me & You vs The World, 9 Summers 10 Autumns, Jakarta Undercover, dan masih banyak lagi lainnya.

IDN Pictures
Susanti Dewi dan Fajar Nugros


Bersama dengan Susanti Dewi (produser), Head IDN Pictures, ia telah mendirikan sebuah perusahaan film independen bernama Demi Istri Production sejak tahun 2011 lalu.  Tidak puas dengan apa yang sudah berhasil mereka dapatkan saat ini, Nugros dan Santi pun ingin mengembangkan perusahaan filmnya tersebut guna mewujudkan impian yang lebih besar. 

Proses terbentuknya IDN Pictures.

Mengembangkan perusahaan tentu saja bukanlah hal yang mudah, banyak kendala yang dihadapi dalam prosesnya. Kesamaan visi dan misi menjadi salah satu faktor penting bagi Nugros dan Santi untuk memilih calon investor yang tepat agar roda perusahaan pun dapat berjalan lancar.

Sudah banyak calon investor yang mereka temui dalam 2 tahun terakhir tetapi tidak ada satu pun yang cocok. Hingga akhirnya mereka bertemu Winston Utomo (Founder dan CEO IDN Media) dan William Utomo (Founder dan COO IDN Media) di akhir Oktober 2019 lalu untuk membahas hal ini. Hasilnya, lahirlah IDN Pictures pada tanggal 12 Mei 2020 lalu. 

Hadirnya IDN Pictures memberikan harapan baru bagi perkembangan perfilman Indonesia. Dengan menargetkan pasar Millenial dan Generasi Z, IDN Pictures akan mengeluarkan produk tontonan berupa film, serial, maupun produk komersial lainnya. 

IDN Pictures juga dapat berperan menjadi rumah kolaborasi untuk para filmmaker dan commercial maker. Dengan adanya IDN Pictures diharapkan bisa tercipta karya kolaborasi yang memiliki dampak positif secara signifikan bagi  generasi saat ini.





Walau pun saat ini dunia perfilman Indonesia mengalami kondisi yang buruk seiring dengan pandemik yang melanda di seluruh dunia tetapi gua yakin para insan perfilman Indonesia masih dapat menghasilkan karya-karya kreatif meski banyak rintangan yang menghadang.

Nah kita tunggu saja deh, bagaimana hasil produksi dari IDN Pictures. Semoga hadirnya IDN Pictures bisa menambah kaya pilihan film Indonesia yang berkualitas. Ayo kita dukung industri film Indonesia!

11 komentar:

  1. Hadirnya kolaborasi ini akan mendukung para talent juga untuk menyalurkan karya dan kemampuannya. Salut!

    BalasHapus
  2. masih muda ternyata ini fajar nugros tapi karya mereka begitu fenomenal ya, apalagi saat ini gabung IDM media di IDN pictures

    BalasHapus
  3. Sama!! Saya juga sudah rindu nonton di bioskop. Ada kepuasan sendiri. Ga sabar mau nonton karya IDN Pictures.

    BalasHapus
  4. saya juga menunggu IDN Pictures ini akan melahirkan banyak sineas dengan karya yang ciamik mas
    semoga saja bisa terwujud

    BalasHapus
  5. Semakin penasaran sama garapan IDN Pictures yg dipimpin Mas Nugros dan Mba Santi ;)

    BalasHapus
  6. Ngga sabar nunggu karya IDN pictures, pasti keren ya?

    BalasHapus
  7. Keren ya pasangan ini, aku jadi berharap banyak nih dari mereka semoga bisa mewarnai film Indonesia dengan gebrakan keren yang mengedukasi masyarakat Indonesia.

    BalasHapus
  8. Aku excited banget dengan karya IDN Pictures yang akan datang, mengingat kualitas Fakar Nugros yang gak di ragukan lagi.

    BalasHapus
  9. Sukses selalu untuk kolaborasi upscaling ini. Semoga film filmnya makin disukai banyak penonton dan pandemi ini segera usai

    BalasHapus
  10. Semoga dengan kerjasama ini bisa benar² membawa gairah di dunia perfilman Indonesia ya

    BalasHapus
  11. Wah keren bgt nih tetep aktif didunia perfilman tanah air, jd gasabar nunggu karya IDN Pictures

    BalasHapus

IDN Pictures dan gairah industri film Indonesia

IDN Pictures dan gairah industri film Indonesia Siapa yang suka nonton di bioskop? Gua adalah salah satu orang yang sangat menyukai nonton f...